Langsung ke konten utama

Kamu dekat namun tak tergapai

 Pra.. 

Aku sedang melihatmu di sana

Memasang mimik muka pasang persis air pantai 

Kau memandangku dengan tatap bening seolah ingin meneteskan air mata


Pra..

Ada apa denganmu hari ini? sedangkah aku membuatmu terluka?

Sedangkah aku mengecewakanmu? 

Hidupku tidak semenarik hidupmu, pra. maka jangan kau berantakkan isinya


Sungguh aku amat mengagumimu

Walau aku tahu kita tak akan pernah

Aku mengharapkanmu

Walau aku tahu akan hancur karenanya 


Pra.. 

Sungguh jika terluka hatimu, maka terluka pula aku

Jika lulu lantah isi kepalamu

Maka punyaku telah lebih dulu pecah


Aku ingin menggapaimu pra

Namun aku menyadari bahwa tidak mungkin

Aku ingin menjadi putri bunga yang selalu kau kagumi 

Namun bukanlah engkau, akulah yang mengagumimu, biarkan aku saja


Maka biarkan aku bahagia

Bahagia dengan terus ber-angan

Hingga pecah isi kepalaku

Hingga terkoyak seluruh jiwa dan nadiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pra kembali

https://id.wikihow.com/Menyusun-Jigsaw-Puzzle "Pra, Bagaimana menurutmu, indah bukan lukisan puzle itu? warna-warninya menarik, dan aku masih menyukainya, masih sama seperti dua tahun yang lalu, meskipun kini kamu tidak lagi bersamaku", ungkap Ara  Pra yang berdiri di depan Ara menyahuti dengan sedikit tertegun "Iya, Ra, bagus. Tidak ada yang berubah, aku saja yang berubah---" Pertemuan kembali yang tidak pernah dimulai, setelah berpisah tanpa pernah berkabar selama satu tahun, Pra kembali, namun bukan untuk menemui Ara, namun apa yang bisa disangka bahwa takdir mempertemukan kembali mereka berdua, di tempat lukis favorit sekaligus tempat terakhir mereka berjumpa.  Memang semesta terkadang begitu amat sangat rumit prediksinya, seseorang yang dulunya amat sangat dicintai dan telah dipercayai akan menjadi separuh dari hidup seseorang, ternyata diambilnya melalui kepergian, lalu dikembalikannya hanya untuk mengingat kembali kenangan yang telah lampau pergi. 19.01

Tanpa Kejelasan

Picture; pinterest Jadi selamat tinggal yaa Dengan siapapun kamu nanti, aku cuma mau bilang Bahwa yang penting dari suatu cerita adalah titik akhir yang pasti jangan biarkan ia ditulis terus tanpa kejelasan akan berhenti di mana cerita panjang namun tidak menentu, ternyata lebih jahat daripada cerita yang selesai jangan pernah bilang jalanin aja, cuma karena kamu takut buat bilang engga