Malam ini semakin larut semakin kemelut
Dengan apa-apa yang bergumam pada isi kepala
Tidak sebegitu hebat pertempuran di dalamnya, namun sanggup membuat rambutku gugur satu per satu
Sanggup meluluh lantahkan condisioner yang usianya sudah mencapai satu tahun
Malam ini aku menyaksikan cinta sebagai kekacauan
Di jendela kamarku, di atap almariku, di rak buku, hingga rak kosmetik
Ia memberantakkan satu per satu susunan barang berhaga yang telah rapi
Ia merenggut hebat senyuman gadis manis pemilik lesung pipi
Dia jahat bukan?
Cinta itu egois kan?
Cinta itu derita
Cinta adalah malapetaka
Detik itu juga aku telah mengutuk cinta sebagai rumah angker
Menganalogikannya sebagai kesiasiaan
Menuduhnya sebagai kedurhakaan
Menyamakannya dengan ketidaklogisan
Begitu amat mengerikan cinta menurutku
Namun tenanglah, bukanlah aku pembenci cinta
Hanya saja pemaknaanku terhadapnya yang masih cacat
Masih sangat rawan diterjang badai, dan masih sangat dini untuk dituai

Komentar
Posting Komentar