Langsung ke konten utama

Hidup saja, jangan beratkan pada apa-apa yang sebenarnya memberatkan

Sebenarnya kamu nyarri apa sih?


Apa yang kamu cari dari dunia?  

Kecantikan, ketampanan, pujian atau apa?, Apa yang kamu cari? apa yang kamu inginkan ? harri-harri yang berlalu, waktu yang terlampaui semuanya adalah perihal validasi orang lain, tidak berwajah cantik atau tampan sudah menjadi kekuangan dan tidak ber hak untuk bahagia, melihat teman mendapatkan banyak pujian karena prestasi yang dirraihnya sudah membuat insecurre dan merasa kita tidak jauh lebih baik darri dia, atas perkara tersebut kita terus-terusan memaki diri sendiri, bahwa kita tidak pandai, kita tidak berharga, lalu mendoktrrin diri sendiri bahwa kita tidak berguna. Itu perkara yang sangat menyakitkan bukan? secara tidak langsung kita adalah apa yang kita pikirrkan tentang pendapat orang lain ke dalam diri sendirri, adalah menyakitkan jika hal itu menjadi asumsi setiap hari, membandingkan lantas menyalahkan dirri sendiri atas asumsi sendiri terrhadap pikiran kita terhadap pikiran orang lain terhadap kita. 


Terkadang dunia ini amat membahagiakan, namun juga amat menyedihkan. Bagi hati yang sedang patah menurut meeka dunia ini menyakitkan, namun bagi hati yang sedang mendapat hadiah dunia ini amat menyenangkan, Pada intinya tuh, mau bagaimana dunia memandang kita adalah berrgantung pada pemikirran kita terrhadap dunia itu sendiri, menjadi yang terbaik atas versi orang lain kerap membuat kita akhirnya tidak menguasai apa yang menjadi hak diri sendiri, tidak memiliki keberanian atas apa yang sebenarnya adalah kita sedang lelah, namun orang lain jauh memiliki kontrrol terrhadap dirri kita, dan kata-kata ngga enakan kerap kali menjadi boomerang tersendiri.


Hai kalian, terrutama untuk dirriku sendiri, sebenarrnya apa yang sedang kita cari? kebahagiaan, kecantikan? pasangan? atau validasi orang? jika hal itu amat melelahkan, sudah, biarkan. adakalanya kita hanya perlu hidup tanpa perrlu mencari apa-apa yang terrkadang apa-apa itu yang tidak membiarkan kita berrbuat apa-apa.





dari shinta

11 november 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanpa Kejelasan

Picture; pinterest Jadi selamat tinggal yaa Dengan siapapun kamu nanti, aku cuma mau bilang Bahwa yang penting dari suatu cerita adalah titik akhir yang pasti jangan biarkan ia ditulis terus tanpa kejelasan akan berhenti di mana cerita panjang namun tidak menentu, ternyata lebih jahat daripada cerita yang selesai jangan pernah bilang jalanin aja, cuma karena kamu takut buat bilang engga

Kamu dekat namun tak tergapai

 Pra..  Aku sedang melihatmu di sana Memasang mimik muka pasang persis air pantai  Kau memandangku dengan tatap bening seolah ingin meneteskan air mata Pra.. Ada apa denganmu hari ini? sedangkah aku membuatmu terluka? Sedangkah aku mengecewakanmu?  Hidupku tidak semenarik hidupmu, pra. maka jangan kau berantakkan isinya Sungguh aku amat mengagumimu Walau aku tahu kita tak akan pernah Aku mengharapkanmu Walau aku tahu akan hancur karenanya  Pra..  Sungguh jika terluka hatimu, maka terluka pula aku Jika lulu lantah isi kepalamu Maka punyaku telah lebih dulu pecah Aku ingin menggapaimu pra Namun aku menyadari bahwa tidak mungkin Aku ingin menjadi putri bunga yang selalu kau kagumi  Namun bukanlah engkau, akulah yang mengagumimu, biarkan aku saja Maka biarkan aku bahagia Bahagia dengan terus ber-angan Hingga pecah isi kepalaku Hingga terkoyak seluruh jiwa dan nadiku

Mengutuk Bus Jurusan Jogja

Sepanjang dua ribu dua dua aku mengutuk tiap-tiap bus jurusan jogja yang lewat di depan mata Melihat  mereka sama halnya mendaur ulang ingatan tentang kamu yang melangkah jauh dari bumiku. Sesaknya terasa lekat sampai-sampai merenggut ceriaku. Seperti bocah yang merengek kepada ibunya meminta dibelikan mainan; Aku terus menerus mengulang kalimat itu sampai banjir ingus. Membiarkan jantungku rungsap dilahap kangennya sendiri. Jogja tidak jauh asal kau masih bersamaku. Jogja tidak jauh asal kau masih kekasihku. Dan rindu tidak akan setragis ini kalau kita tidak pernah selesai. Tidak dengan alasan apapun.